5 Tips Mengatasi Anak Rewel dan Cengeng di Tempat Umum
Bunda ada kemungkinan anak rewel dan cengeng karena kondisinya yang kurang nyaman di tempat umum. Anda perlu mengatasi anak rewel di tempat umum yang tepat agar Anda dan anak bisa saling nyaman satu sama lain.
Anak yang mengalami rewel ini biasanya melakukan berbagai tindakan tidak nyaman seperti merengek, menangis, dan berdebat. Jika hal tersebut mulai terjadi maka mulai pahami kondisi anak dan ajak anak untuk berbicara dan menanyakan kemauannya.
Penyebab Anak Rewel dan Cengeng di Tempat Umum
Lantas apa ya Bun, yang menyebabkan anak rewel di tempat umum? Kira-kira ada beberapa hal yang membuat anak menjadi lebih gelisah dan rewel saat di tempat umum. Hal ini terjadi karena anak sedang mengalami sejumlah adaptasi pada lingkungan baru terutama tempat umum. Mengetahui penyebabnya bisa mengatasi anak rewel di tempat umum.
Merasa Asing dan Tidak Nyaman di Lingkungan Baru
Jika anak menangis hingga tantrum dan sulit dihentikan, pahami bahwa ini adalah kondisi yang wajar dan alami yang sering dialami oleh bayi hingga balita. Hal ini dapat terjadi ketika anak diajak ke tempat baru yang belum pernah dia kunjungi sebelumnya.
Mengajak anak ke tempat baru membuatnya bertemu dengan wajah-wajah baru. Terkadang, orang-orang sekitar yang melihat anak bisa membuatnya merasa terganggu karena tatapan orang asing tersebut.
Selain itu, lingkungan baru juga membuat anak tidak terbiasa dengan suhu sekitarnya. Tempat yang ramai seringkali memiliki suara keras dan asing. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan balita merasa tidak nyaman.
Kondisi Kesehatan yang Terganggu
Tidak hanya faktor lingkungan, kondisi kesehatan anak juga dapat menyebabkan kegelisahan dan kecemasan, membuatnya rewel dan menangis. Beberapa kondisi yang menyebabkan anak menangis di keramaian termasuk lapar atau haus.
Jika sudah makan, mungkin anak merasa sakit perut akibat makanan yang sebelumnya dikonsumsi. Namun, jika tidak ditemukan keluhan kesehatan, kemungkinan anak mengalami kecemasan akibat merasa tidak nyaman dengan lingkungannya.
Tidak Betah atau Bosan Duduk di Stroller Berlama-lama
Beberapa anak merasa nyaman saat diayun-ayunkan, tetapi setiap balita berbeda. Tidak semua anak betah duduk atau tiduran di stroller dalam waktu lama. Bunda bisa mengamati kebiasaan anak, apakah ia suka duduk di stroller berlama-lama atau tidak.
Jika ia termasuk balita yang lebih suka berjalan-jalan, sudah pasti anak tidak betah berlama-lama di stroller. Hal ini bisa jadi penyebab anak rewel di tempat keramaian. Maka, Bunda mungkin bisa mengajak anak berjalan atau menggendongnya terlebih dahulu.
Merasa Lelah Setelah Bermain dan Berjalan-jalan
Saat berjalan-jalan di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan, Bunda mungkin mengajak anak ke tempat bermain agar anak merasa nyaman. Namun, kegiatan ini ditambah berjalan-jalan dapat mengganggu waktu istirahatnya.
Walaupun membuat anak tenang dan nyaman untuk sementara, bermain di pusat perbelanjaan bisa membuat anak lelah hingga akhirnya rewel karena terus bergerak dan bersemangat.
Setelah mengetahui penyebab anak tantrum saat berada di tempat ramai, Bunda juga perlu mengetahui cara mengatasi dan menghadapi tantrum si Kecil.
Cara Mengurangi Rewel Pada Anak
Nah, ketika Anda mulai mengetahui berbagai penyebab tantrum yang terjadi pada anak bisa menyebabkan anak semakin gelisah dan tidak nyaman. Maka Anda bisa mulai mengurangi penyebab anak rewel, seperti menghindari kondisi kelelahan, rasa lapar dan stimulasi berlebihan.
Bantu anak juga untuk mengelola perasaannya. Hal ini bisa dilihat ketika anak mulai menunjukkan gelagat marah dan alihkan dengan berbagai permainan yang bisa membantu anak tidak rewel dan nangis.
Ajak anak untuk banyak mengobrol mengenai perasaannya. Emosi yang kuat bisa membuat anak semakin marah dan meledak. Sebagai orang tua, kita perlu menghadapi situasi anak tantrum. Terkadang orang tua perlu melakukan kompromi dan memberikan kebebasan pada anak untuk memilih hal yang masih dapat diterima oleh orang tua.
Misalnya Anda bisa bertanya pada anak, apakah ia mengalami kesulitan selama pergi keluar? Apakah dia lapar dan pertanyaan lainnya yang memicu potensi anak untuk semakin rewel dan menangis.
Jangan lupa untuk mengetahui bagaimana anak menyampaikan rasa tidak nyamannya selama di tempat umum. Bunda dan ayah perlu bekerjasama untuk menenangkan si kecil dan tetap tenang di tengah kondisi anak tengah menangis dan rewel.
Cara Mengatasi Anak Rewel di Tempat Umum
Nah, ketika bunda mulai melihat melihat anak rewel maka, temukan cara untuk mengatasi anak rewel di tempat umum yang tepat bagi Anda. Simak cara mengatasi anak rewel di tempat umum agar tidak membahayakan si kecil.

Berprasangka Baik Kepada Allah ﷻ
Bunda, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah yakin bahwa dalam kondisi dan situasi apapun Allah ﷻ pasti akan membantu. Bunda tidak perlu terlalu panik dan menyalahkan diri sendiri, jika mengetahui bahwa anak sedang rewel di tempat umum.
Tetap berpikiran positif bahwa anak sedang dalam kondisi yang kurang nyaman dan Anda bisa mengatasi hal tersebut dengan baik. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits riwayat Ahmad mengenai pentingnya berprasangka baik kepada Allah ﷻ.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Wasilah bin Asqa’, dia berkata bahwa Rasul ﷺ bersabda,
قال اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي فَلْيَظُنَّ بِي مَا شَاءَ
“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Maka, berprasangkalah kepada-Ku menurut apa yang dikehendakinya.’” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya no. 16.016 dan Al-Albani menyatakan sahih dalam Shahih Al-Jami’, no. 4316.)
Tetap Tenang
Mengatasi anak tantrum yang pertama perlu mengenali anak. Jika anak dalam kondisi yang tidak baik dan mulai gelisah, maka Bunda perlu menenangkan diri. Hal ini akan membantu bunda untuk lebih mengetahui penyebab dan langkah selanjutnya untuk menangani anak rewel di tempat umum.
Menurut Dr. Melia Yunita, SpA yang dilansir dari CNN Indonesia, ketika anak rewel, orangtua harus tetap tenang dan tidak ikut panik. Hal ini karena anak dapat merasakan apa yang orangtua rasakan, dan ketika orangtua tenang, anak juga akan merasa lebih tenang.
Setelah mengetahui penyebab, ibu bisa menenangkan anak dengan cara yang bijaksana, seperti memberikan camilan atau memberi perhatian lebih.
Hindari Memarahi Anak
Memang diperlukan kesabaran untuk tetap tenang dan tidak emosi saat menghadapi anak. Namun, memarahi anak justru dapat memperburuk situasi. Terlebih jika Bunda memberikan hukuman, anak bisa menyimpan kemarahan pada mentalnya.
Sejumlah penelitian dari Harvard University juga menjelaskan bahwa pendekatan positif dalam mendidik anak juga bisa mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak.
Penelitian ini juga cenderung menekankan kasih sayang sebagai bagian dari mengendalikan anak dengan bijak.
Anda bisa mencobalah untuk mengamati apa yang menyebabkan anak rewel, seperti kelelahan, mengantuk, atau merasa tidak nyaman dengan lingkungannya. Setelah itu, Bunda bisa mengatasinya dengan berbicara pada anak.
Ajak Anak untuk Berbicara Secara Empat Mata
Rewel pada anak bisa terjadi ketika anak kesulitan mengungkapkan perasaannya. Selain bisa meredakan rasa tidak nyamannya, mengajak anak berbicara juga membantu anak mengatur emosinya dengan memberikan keterampilan untuk tetap mengontrol diri saat marah.
Studi yang dilakukan Child Mind Institute menunjukkan bahwa berbicara secara pribadi dengan anak dapat meningkatkan kepercayaan diri antara anak dan orang tua. Selain itu, pendekatan ini juga dapat membantu anak belajar untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran.
Dengan berbicara, Bunda menunjukkan kepada si Kecil bahwa ia bisa mengendalikan emosinya dan menggunakan kata-kata untuk menjelaskan perasaannya secara perlahan-lahan.
Tarik Napas Dalam-dalam
Seperti halnya orang dewasa, stres juga dapat membuat anak merasa tidak nyaman dengan tubuh dan lingkungannya. Untuk mengatasinya, Bunda bisa membantu anak untuk menarik napas dalam-dalam agar ia menjadi lebih tenang.
Anda juga bisa mengajak anak untuk duduk dengan nyaman, menutup mata, dan mengambil napas dalam-dalam melalui hidung selama beberapa detik, lalu menghembuskannya perlahan melalui mulut. Lakukan gerakan ini secara berulang dan buat si kecil semakin tenang.
Seorang ahli psikologi Smeltzer juga menyarankan untuk relaksasi nafas dalam untuk meningkatkan efisiensi batuk, mengurangi stress dan kecemasan yang berlebihan. Teknik ini juga dipercaya untuk merelaksasi otot bahu.
Selain itu, teknik pernapasan ini juga bisa digunakan oleh Bunda untuk menenangkan diri saat menghadapi anak yang rewel di tempat keramaian.
Peluk Anak untuk Menenangkannya
Saat melihat anak rewel di tempat umum, hal terakhir yang bisa Bunda lakukan adalah memberikan pelukan. Pelukan ini berguna untuk membuat anak merasa lebih nyaman dan memberi tahu bahwa Bunda ada dan peduli padanya.
Penelitian yang dilakukan oleh Ruhr University Bochum di Jerman dan Netherlands Institute for Neuroscience menunjukkan bahwa pelukan dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Misalnya, ketika anak mulai berteriak, bunda bisa langsung mengambil langkah untuk memeluknya dan menenangkan si kecil.
Melihat anak rewel memang membuat bunda kebingungan, namun Anda tidak perlu khawatir sebab anak rewel dapat diredakan dengan mudah. Persiapkan diri untuk meredakan anak rewel bisa dengan mencoba berbagai macam alternatif yang bisa meredakan anak tantrum.
Reference
- Haibunda.com
- Child Mind Institute Article
- Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, Akhmad Mukhlis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, RESCHOOL, Vol. 1 No. 1 Oktober 2019
- Muslim.or.id
- Sri Nurhayati Selian, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 2024

