Mengenal 4 Tipe Istirahat Bagi Ibu Selama Masa Merawat Buah Hati
Menjadi orang tua tentu merupakan pekerjaan yang luar biasa, penuh cinta, namun juga melelahkan. Tuntutan mengurus anak, pekerjaan, rumah tangga, dan berbagai tanggung jawab lainnya seringkali membuat para bunda merasa kelelahan dan kehabisan energi. Ada berbagai tipe istirahat bagi ibu untuk mengembalikan kembali semangat merawat buah hati.
Istirahat yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental orang tua. Sayangnya, banyak orang tua yang merasa tidak punya waktu untuk beristirahat.
Namun, tahukah Anda bahwa istirahat tidak hanya sekadar tidur? Ada 4 tipe istirahat yang perlu dipenuhi untuk menjaga keseimbangan hidup para orang tua super sibuk.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai 4 tipe istirahat tersebut, yaitu istirahat fisik, mental, emosional, dan sosial. Mari kita cari tahu lebih lanjut dan identifikasi jenis istirahat yang paling Anda butuhkan, Bunda!
Mengapa Tipe Istirahat Penting Bagi Full Mom?
Kerap kali Ibu melupakan waktu untuk istirahat sendiri setelah menyelesaikan banyaknya pekerjaan rumah. Ibu juga memiliki batasan dan pastinya membutuhkan waktu untuk me time. Istirahat sangat penting bagi Ibu sebab kegiatan tersebut dapat menghindari Ibu dari berbagai macam penyakit kesehatan dan mental yang melanda.
Istirahat yang cukup sangat penting bagi kesehatan fisik ibu. Tanpa istirahat yang memadai, tubuh akan mengalami kelelahan yang bisa berakibat pada penurunan daya tahan tubuh. Ini membuat ibu lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, infeksi, dan kondisi kesehatan lainnya.
Selain itu, istirahat membantu tubuh dalam proses pemulihan dan regenerasi sel-sel yang rusak, serta mengatur fungsi vital seperti tekanan darah dan metabolisme. Dengan tubuh yang sehat, ibu bisa menjaga kesehatan mental dan mempertahankan kinerja serta produktivitasnya.
Jenis-jenis Tipe Istirahat Bagi Ibu
Menurut CNN Indonesia Istirahat adalah bagian penting dari proses pertumbuhan, perkembangan, dan regenerasi tubuh yang sangat diperlukan oleh manusia. Untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, baik secara fisik, mental, maupun aspek lainnya, ada berbagai jenis istirahat yang perlu dipenuhi.
Istirahat Fisik
Istirahat fisik berarti memberikan tubuh waktu untuk beristirahat dari aktivitas rutin harian yang melibatkan fisik. Istirahat ini biasanya dilakukan setelah menyelesaikan aktivitas seperti bekerja, berolahraga, atau kegiatan lain yang menguras energi.
Menurut sejumlah penelitian, ada proses pemulihan yang disebut ATP atau Adenosin Triphosphate yang mana ia merupakan sumber utama dalam tubuh untuk pemulihan. Ibu perlu melakukan sejumlah istirahat untuk mengembalikan hal tersebut.
Contoh menerapkan jadwal tidur yang teratur, melakukan berbagai aktivitas fisik teratur serta membiasakan untuk tidur nyaman. Jangan lupa untuk menciptakan lingkungan tidur yang nyaman untuk Bunda agar memulihkan stamina nya.
Istirahat dengan Selalu Mengingat Allah ﷻ
Bunda, tidak hanya memberikan waktu pada tubuh Anda untuk beristirahat secara fisik. Namun, Anda juga perlu mendapatkan ketenangan jiwa selama menjalani proses sebagai seorang ibu. Hati merupakan pusat perasaan dan pemikiran maka jika hati telah diliputi dengan berbagai kegelisahan,kecemasan dan stress maka Anda perlu obatnya.
Bunda dengan mengistirahatkan hati kita dari berbagai prasangka dan kegelisahan, Anda bisa fokus dengan banyak beribadah kepada Allah ﷻ. Misalnya dengan banyak berdzikir mengingat Allah ﷻ.
Cara menenangkan hati dengan berzikir kepada Allah ﷻ membuat hati kita terasa sangat nyaman. Zikir dapat membantu hati merasa damai dan tenang. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’du: 28)
Ayat ini, menunjukkan kekuatan dari berdzikir. Hati yang tenang dan mengingat Allah ﷻ membuat kegiatan fisik kita juga lebih teratur. Tidak hanya berdzikir, Bunda juga bisa mengingat Allah dengan membaca Al-Qur’an, doa dan lainnya.
Istirahat Mental
Mungkin Anda pernah mendengar mengenai ibu yang mengalami baby blues? Ya, hal ini bisa saja terjadi akibat kesehatan mental ibu yang diabaikan. Istirahat mental diperlukan untuk menenangkan perasaan, membuat pikiran lebih jernih, memudahkan penerimaan dan ingatan informasi, serta menghindari stres berlebihan.
Dalam sebuah penelitian, kesehatan mental ibu perlu dilakukan melalui dukungan ayah serta hubungan emosional antara keduanya. Suami perlu menjadi sistem pendukung agar ibu tidak mudah cemas, depresi dan masih banyak lagi.
Kesehatan mental bagi Ibu, bisa juga dengan menyediakan waktu ibu untuk me time. Istirahat dengan melakukan aktivitas yang disenangi ibu cukup memotivasi ibu selama proses perawatan anak.
Istirahat Emosional
Kelelahan emosional ditandai dengan perasaan mudah marah, sedih, atau menangis. Kurangnya istirahat emosional dapat menyebabkan tekanan, kesulitan berhenti menjadi people pleaser, dan kesulitan terbuka dengan perasaan.
Hal ini bisa saja terjadi pada ibu, saat proses masa perawatan si buah hati. Pada saat ini, terkadang hormon ibu tidak stabil dan menyebabkan dirinya dengan mudah merasakan gejolak emosi yang tidak biasa.
Contohnya, dalam sebuah studi menunjukkan bahwa teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat mengurangi gejala stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
Praktik-praktik ini mengaktifkan respons relaksasi tubuh, menurunkan denyut jantung, dan meningkatkan perasaan tenang.
Manfaat Mengetahui Tipe Istirahat Bagi Ibu
Seperti halnya manusia lainnya, ibu juga memiliki batasan dan tentunya memerlukan waktu untuk diri sendiri atau ‘me time’ guna memanjakan diri. Selain itu, mengambil waktu sejenak untuk beristirahat di tengah kesibukan ternyata memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Berikut manfaat yang akan Anda peroleh:
Menghindari Stres
Rutinitas harian seorang ibu penuh waktu meliputi berbagai pekerjaan seperti menyiapkan makanan untuk keluarga, membantu anak mengerjakan PR, hingga membersihkan rumah. Jika dilakukan secara terus-menerus tanpa jeda, hal ini dapat menyebabkan ibu mengalami stres. Ahli psikiatri Hans Selye mendefinisikan stres sebagai hasil dari tuntutan atau tekanan yang diberikan kepada tubuh, baik secara mental maupun fisik. Ibu yang mengalami stres biasanya kehilangan fokus dalam mengerjakan pekerjaan rumah.
Mengistirahatkan Otot-otot
Seluruh pekerjaan rumah tangga yang dilakukan oleh ibu penuh waktu tentunya melibatkan penggunaan otot. Mengambil waktu untuk beristirahat dapat membantu melemaskan otot-otot dan tubuh Anda.
Ini juga membuat Anda lebih rileks serta mengurangi risiko masalah otot dan tulang, seperti osteoporosis dan penyakit lainnya. Kesehatan ibu sangat penting untuk memastikan kesehatan seluruh anggota keluarga. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari anggota keluarga jika Anda merasa sangat lelah.
Memperpanjang Umur
Jika Anda memiliki keluarga besar, mungkin Anda merasa perlu lebih dari 24 jam untuk memenuhi semua kebutuhan anggota keluarga. Jangan terlalu memaksakan diri. Terlalu memaksakan diri dan selalu menyalahkan diri atas pekerjaan rumah yang belum selesai dapat memicu depresi.
Rekomendasi Kegiatan Me Time Ala Ibu
Bunda agar waktu istirahat yang dihabiskan bisa semakin berkualitas, Anda bisa mengikuti berbagai kegiatan me time yang cocok untuk mengisi waktu ditengah kesibukan mengurus buah hati.
Membaca Buku atau Menulis Jurnal
Membaca buku atau menulis jurnal dapat menjadi cara yang efektif untuk “melarikan diri” sejenak dari rutinitas sehari-hari. Dengan membaca buku, Anda dapat memasuki dunia baru dan mendapatkan pengetahuan atau hiburan.
Menulis jurnal dapat membantu Anda mencurahkan pikiran dan perasaan, serta merefleksikan pengalaman yang telah dilalui. Kegiatan ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kreativitas.
Menekuni Hobi
Setiap orang pasti memiliki hobi, baik itu melukis, merajut, atau berkebun. Meluangkan waktu untuk menekuni hobi adalah cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang dan menyegarkan pikiran. Melakukan hobi yang disukai dapat memberikan rasa pencapaian dan kepuasan, serta membantu mengurangi stres.
Berolahraga
Meskipun terdengar melelahkan, olahraga justru dapat memberikan energi dan membantu mengurangi stres. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga, jalan kaki, atau senam aerobik. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga juga dapat meningkatkan mood dan membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Itulah sejumlah kegiatan dan berbagai macam tipe istirahat bagi ibu yang bisa Anda coba. Pastikan tubuh dan mental Anda selalu sehat untuk menjaga dan merawat buah hati dan keluarga di rumah.
Reference
Jurnal Sosial Budaya. Diakses pada 2025. Work Family konflik pada ibu bekerja (Studi Fenomenologi dalam Perspektif Gender dan Kesehatan Mental)
Mental Health Foundation. Diakses pada 2025. Stress.
Jurnal Psikologi Tabularasa. Diakses pada 2025. Perbedaan Stres Ditinjau dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja.
Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang. Diakses pada 2025. Tinjauan Literatur: Dampak Durasi dan Kualitas Tidur yang Buruk Pada Kesehatan Tubuh Usia Produktif

