Lembaga Pendidikan Montessori Islam

Keuntungan Student Center Learning Dalam Montessori: Tingkatkan Kemampuan Kritis Anak Didik? 

student center
February 18, 2025

Bunda saat ini perkembangan dalam dunia pendidikan semakin beragam. Salah satu pendekatan yang tengah populer akhir-akhir ini adalah Student Centered Learning (SCL), atau pembelajaran berpusat pada siswa. Namun, apakah banyak sekolah yang mulai menyediakan program metode pembelajaran seperti ini?

Metode ini tidak hanya menekankan pada transfer pengetahuan dari guru ke siswa, tetapi juga mendorong siswa untuk aktif, mandiri, dan berpikir kritis. Student Centered Learning membuat sebuah pembelajaran menjadi interaktif. 

Dalam metode montessori siswa juga akan diajak untuk memecahkan masalah dengan kritis, melakukan self assessment hingga melakukan aktivitas sesuai minatnya. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai apa itu Student Learning Center pada Montessori dan keuntungannya untuk bunda dan anak? Simak pada penjelasan dibawah ini. 

Apa Itu Student Centered Learning 

Metode pembelajaran Student Centered Learning (SCL) menurut Kumparan selalu menempatkan siswa sebagai fokus utama dalam proses pembelajaran. Meskipun konsep ini telah lama dikenal, implementasinya dalam kegiatan belajar mengajar masih terus berkembang secara bertahap.

Di Indonesia, penerapan konsep SCL masih dalam tahap adaptasi di berbagai konteks pendidikan. 

Dalam praktiknya, guru memiliki peran penting dalam memfasilitasi siswa untuk menetapkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, mendorong mereka untuk mengevaluasi sendiri hasil belajar mereka, serta membimbing mereka dalam bekerja sama dalam kelompok.

Selain itu, guru juga perlu memastikan bahwa siswa memahami cara memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia. Upaya ini bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dan meningkatkan kemampuan berpikir siswa.

Dilansir dari berbagai sumber untuk metode student centered learning ini memiliki metode yang unik dalam pendekatan dengan peserta didik. Dalam pembahasannya ada berbagai aspek yang berperan dalam student centered learning pada anak. 

Misalnya, peran guru sebagai penunjang dalam proses pembelajaran siswa, kemudian materi yang disesuaikan dengan kemampuan siswa hingga siswa yang berperan aktif lebih banyak dibandingkan guru. 

Dengan sejumlah aspek tersebut, anak jadi terbiasa dengan pandangan yang bebas dan kritis. Guru atau pendamping cukup memberikan arahan yang sesuai dengan kurikulum. 

Penerapan Student Centered Learning Dalam Montessori 

Lantas, bagaimana penerapan student centered learning dalam montessori? Dalam sejumlah penerapan metode montessori ada beberapa aspek yang diajarkan mengenai student centered learning yang perlu Anda ketahui. 

Dalam metode student centered learning montessori ini anak akan banyak diajarkan mengenai Practical life activities Practical Life menekankan pada latihan keterampilan sehari-hari yang berguna, seperti membersihkan, merapikan, atau menyiapkan makanan. 

Melalui kegiatan ini, anak belajar untuk mandiri, bertanggung jawab, serta mengembangkan motorik halus dan koordinasi gerakan.

Selain itu, Islamic studies juga menjadi salah satu penerapan student centered learning dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anak kepada Allah ﷻ. Materi dan kegiatan disesuaikan dengan keyakinan agama masing-masing anak, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral sejak dini.

Disisi lain, pembelajaran terkait aktivitas sensori dirancang untuk menstimulasi panca indera anak, membantu mereka mengembangkan kemampuan membedakan dan mengklasifikasikan berbagai informasi sensori, seperti warna, bentuk, ukuran, tekstur, dan suara.

Ekspresi kreatif art dan craft, aktivitas seni dan kerajinan memberikan kesempatan bagi anak untuk mengekspresikan diri secara kreatif, sekaligus melatih motorik halus dan mengembangkan apresiasi terhadap estetika.

Keuntungan Penerapan Student Centered Learning dengan Metode Montessori 

Setiap metode tentu memiliki keuntungan dan manfaat yang baik bagi anak. Dalam sejumlah penelitian terdapat berbagai keunggulan penerapan student centered learning dalam metode montessori. 

Anak dalam Memilih Kegiatan yang Diinginkan 

Di sekolah Montessori, anak-anak memiliki otonomi dalam memilih kegiatan yang ingin mereka lakukan, sebuah pendekatan yang dikenal sebagai auto-education. Guru tidak menentukan jadwal bermain anak, melainkan menyediakan lingkungan yang lengkap dengan berbagai pilihan, sehingga anak dapat memilih aktivitas sesuai minatnya. 

Hal ini ditegaskan oleh kepala sekolah, bahwa para guru menyiapkan fasilitas yang memadai dan anak-anak bebas memilih sesuai dengan preferensi mereka.

Menanamkan Kemandirian Anak 

Metode Montessori berfokus pada penumbuhan kemandirian anak, mengurangi ketergantungan mereka pada orang dewasa. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa anak memiliki kemampuan untuk belajar secara mandiri tanpa harus selalu dibantu oleh orang dewasa. 

Oleh karena itu, berbagai aktivitas dalam metode Montessori dirancang untuk mendorong kemandirian anak sejak usia dini.

Albata Montessori School: Student Centered Learning Dalam Montessori 

TK Albata, sebuah lembaga pendidikan Islam yang didirikan pada tahun 2019 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Albata, memiliki keunggulan dalam menggabungkan kurikulum Albata dengan metode pembelajaran Montessori. 

Kombinasi ini menghasilkan kurikulum yang komprehensif, memberikan siswa pengalaman belajar yang praktis, kolaboratif, serta berlandaskan nilai-nilai agama Islam. Pendekatan belajar sambil bermain ini bertujuan untuk menumbuhkan persepsi positif bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan dan tidak membebani siswa.

Lokasi Kindergarten Albata Montessori School

Kindergarten atau TK Albata berlokasi di Babatan Indah B9/1 Wiyung-Surabaya. 

Fasilitas dan Metode Pembelajaran

TK Albata tidak hanya memberikan metode pembelajaran terbaik yang tidak hanya berfokus pada siswa namun juga berorientasi pada peningkatan iman si kecil. 

Kurikulum Islam berdasarkan Qur’an dan Sunnah

Kurikulum ini dirancang berdasarkan ajaran-ajaran yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis, serta tuntunan para Salafus Shalih. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pendidikan yang diberikan tidak hanya mencakup pengetahuan umum tetapi juga nilai-nilai Islami yang fundamental. 

Kurikulum ini bertujuan untuk membentuk karakter anak sesuai dengan ajaran Islam, sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang taat dan berakhlak mulia.

Metode Montessori Bersertifikat

Menggunakan metode Montessori yang telah terbukti efektif dalam memacu perkembangan fisik, sosial, emosional, dan intelektual anak. Metode ini memungkinkan anak untuk belajar secara mandiri dengan memberikan kebebasan yang terkendali dalam memilih aktivitas.

Fasilitas dan materi pembelajaran disiapkan sedemikian rupa untuk mendukung eksplorasi dan pembelajaran yang sesuai dengan minat dan kebutuhan individu anak.

Penerapan Kelas Vertical Grouping

Mengimplementasikan kelas dengan pengelompokan vertikal, di mana anak-anak dari berbagai usia belajar bersama dalam satu kelas. Pendekatan ini meningkatkan kemampuan sosial dan kolaborasi anak, karena mereka belajar untuk bekerja sama dengan teman-teman yang berbeda usia. 

Anak yang lebih tua dapat membantu anak yang lebih muda, sementara anak yang lebih muda dapat belajar dari teman-teman yang lebih tua.

Pengajar Berkualitas dan Bersertifikat

Anak-anak akan belajar bersama ustadzah yang berasal dari perguruan ternama di Indonesia dan telah memiliki sertifikasi profesional. 

Guru-guru ini tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang luas tetapi juga kemampuan untuk mengajar dengan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan anak, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Fasilitas di TK Montessori Islam Albata

Menariknya, TK Montessori Islami Albata juga menyediakan berbagai fasilitas yang tidak hanya didapatkan untuk anak namun juga untuk orang tua. Berikut sejumlah fasilitas TK Montessori Islam Albata, antara lain: 

Albata School Facilities Albata School Activities 
Tahsin for Parents
Webinar for Parents
One on one meeting teacher with parents
Discuss Group For teacher and parents
CCTV in Every Class
17x Field Trips (Outing)
Opening
Circle Time
Morning Routine (Pray Duha, Tahfidz, Tahsin)
Snack Time
Montessori Time / Class
Project
Clossing

Metode Student Learning Centered Berbasis Al-Qur’an dan Sunnah

Student Learning Centered di TK Albata Montessori tidak hanya menerapkan pendekatan dengan menempatkan kebutuhan dan karakteristik unik setiap siswa sebagai fokus utama. Namun, kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunikan tersendiri. 

Oleh karena itu, metode pengajaran dan materi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan individual anak, sehingga mereka dapat belajar dengan cara yang paling sesuai untuk mereka.

Siswa TK Montessori Islam Albata akan mempelajari sejumlah materi dasar seperti Tauhid, Adab dan Akhlak, Fiqih, Tartil, Tahfidz, Kurikulum Montessori hingga Trilingual. 

Sekolah dengan Metode Student Centered Learning Terpercaya! 

Nah, bunda TK Montessori Islam Albata merupakan solusi bijak bagi Anda menyekolahkan buah hati dengan kurikulum komprehensif terkait keislaman dengan metode student centered learning montessori. 

Tunggu apalagi, segera daftarkan buah hati Anda bersama TK Montessori Islami Albata. Untuk informasi selengkapnya cek di akun instagram @albata.id atau menghubungi admin dengan KLIK DISINI.  

Reference 

Zuhis Trinova (2013) Pembelajaran Berbasis Student Centered Learning pada Materi Pendidikan Agama Islam|  Jurnal Al-Ta’lim, Jilid 1, Nomor 4 Februari 2013, hlm. 324-335

Nurhaliza dkk (2023), Implementasi Pembelajaran yang Berpusat pada Keragaman Anak dan Pengelolaan Kelas Inklusif yang Ramah| Jurnal GURUKU – VOLUME. 2, NO. 1 FEBRUARI 2024

Muammar Qadafi (2023), Metode Montessori: Implikasi Student Centred Learning terhadap Perkembangan Anak di PAUD| Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2023

Leave A Comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *