Belajar Pelafalan dan Menulis Huruf Hijaiyah Bersama TPQ Online Albata
Di era digital yang serba cepat ini, mempelajari huruf hijaiyah tidak lagi terbatas pada ruang kelas bertatap muka. TPQ Online Albata hadir sebagai solusi inovatif, menawarkan metode belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Dengan memanfaatkan teknologi, Albata menjangkau anak-anak dari berbagai penjuru, memungkinkan mereka untuk belajar menulis dan melafalkan huruf hijaiyah dengan mudah dan efektif.
Ananda bisa belajar huruf hijaiyah kini bisa dilakukan dari kenyamanan rumah, dengan bimbingan para pengajar berpengalaman.”
TPQ Online Albata bukan sekadar tempat belajar huruf hijaiyah biasa. Di sini, setiap pembelajran dihidupkan melalui pendekatan yang kreatif dan personal. Anak-anak diajak untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami makna dan keindahan setiap huruf.
Melalui platform online yang interaktif, mereka dapat berlatih menulis huruf hijaiyah, melafalkan, dan bahkan berkreasi dengan huruf hijaiyah. Dengan Albata, belajar huruf hijaiyah menjadi petualangan yang mengasyikkan, membuka pintu menuju pemahaman Al-Qur’an yang lebih dalam.
Ingin tahu lebih dalam mengenai TPQ Online Albata? Simak pada penjelasan di bawah ini.
Mengenal dan Menulis Huruf Hijaiyah Beserta Tanda Bacanya
Bunda baiknya sebelum anak mulai membaca dan menghafal Al-Qur’an, bagi anak yang pemula. Maka Anda bisa mulai mengajarkan anak dengan bacaan dan menulis huruf hijaiyah dasar beserta dengan tanda bacanya.
Ilmu tajwid mengenal berbagai jenis harakat, yaitu tanda baca yang berfungsi untuk memandu pelafalan huruf Arab. Seperti yang dijelaskan oleh Muh. Yunan Putra dalam ‘Pengantar Al Imla’ Dasar’, harakat dasar terdiri dari fathah, dhammah, dan kasrah.
Selain itu, terdapat pula tanwin (fathatain, dammatain, kasratain), sukun, tasydid, dan tanda baca yang menandakan panjang pendeknya suatu huruf.
| 1. ا (alif) 2. ب (ba’) 3. ت (ta’) 4. ث (tsa) 5. ج (jim) | 6. ح (ha’) 7. خ (kha’) 8. د (dal) 9. ذ (dzal) 10. ر (ra’) | 11. ز (za) 12. س (sin’) 13. ش (syin) 14. ص (shad) 15. ض (dhad) | 16. ط (tha’) 17. ظ (zha’) 18. ع (‘ain) 19. غ (ghain) 20. ف (fa’) | 21. ق (qaf) 22. ك (kaf) 23. ل (lam) 24. م (mim) 25. ن (nun) | 26. هـ (haa) 27. و (wau) 28. ي (ya’) 29. ء (hamzah) 30. لا (lam alif) |
Sesuai dengan perintah Allah ﷻ bahwa mengenal huruf hijaiyah merupakan cara pertama untuk bisa membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya. Sebagaimana pada firman Allah ﷻ di Q.S Muzammil ayat 4
أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
Artinya: “atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.”
Dalam terjemahan tersebut, Allah ﷻ menyampaikan bahwa kita harus membaca Al-Qur’an dengan tartil dan perlahan. Maka dari itu, bagi anak yang sedang membaca Al-Qur’an maka mengenalkan huruf hijaiyah agar memudahkan dalam membaca Al-Qur’an.
Tips Melakukan Pembelajaran dan Menulis Huruf Hijaiyah Bagi Anak
Pembelajaran anak usia dini harus disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing anak. Setiap anak memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi usia maupun kebutuhan individual.
Karakteristik ini bisa berasal dari bawaan lahir atau pengaruh lingkungan, yang pada akhirnya memengaruhi cara anak belajar. Oleh karena itu, pendidik perlu memahami perbedaan individual setiap anak.
Menurut Susanto, mengutip Torrey, proses pembelajaran yang efektif harus memenuhi beberapa prinsip. Pertama, materi pembelajaran harus menarik perhatian anak.
Kedua, bahan yang digunakan harus sesuai dengan usia anak. Ketiga, hindari pemaksaan dalam proses belajar. Keempat, dorong anak untuk aktif berpartisipasi, bukan hanya menjadi penerima pasif.
Selain itu, pembelajaran harus berpusat pada kebutuhan anak (children oriented). Kegiatan yang dirancang harus mendukung perkembangan fisik dan psikis anak secara optimal. Anak usia dini memerlukan stimulasi pendidikan untuk mengembangkan semua aspek perkembangan, termasuk intelektual, bahasa, motorik, dan sosio-emosional.
Bermain merupakan metode belajar utama bagi anak usia dini. Saat bermain, anak lebih mudah menyerap pengetahuan karena mereka menikmati prosesnya. Bermain juga merangsang rasa ingin tahu, mendorong berpikir kritis, dan memfasilitasi penemuan hal-hal baru.
Pengelolaan pembelajaran harus demokratis, mengakui anak sebagai subjek aktif. Kegiatan pembelajaran yang terencana akan membekali anak dengan kemampuan yang diperlukan untuk kehidupan di masa depan.
Bagaimana Cara Mudah Belajar dan Menulis Huruf Hijaiyah Bagi Anak
Nah, bagi anak pengenalan dan penguasaan huruf hijaiyah dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an bisa dengan mudah menggunakan metode yang menyenangkan. Dalam mengajarkan peserta didik mengenalkan dan menulis huruf hijaiyah butuh kesabaran dan ketelatenan yang dilakukan pengajar.
Diantaranya, Anda bisa menggunakan sejumlah cara berikut untuk membantu mengenalkan huruf hijaiyah pada peserta didik.
Permainan “Presiden Alif-Ya”
Permainan ini melibatkan penggunaan kertas origami yang masing-masing ditulis dengan satu huruf hijaiyah. Kertas-kertas tersebut dibagikan kepada peserta didik, dan setiap anak yang mendapatkan huruf tertentu akan disebut sebagai “presiden” dari huruf tersebut (misalnya, presiden Alif, presiden Ba’, dan seterusnya).
Metode Mewarnai dan Menulis
Pendidik menyediakan gambar-gambar yang menarik untuk diwarnai oleh peserta didik. Dalam gambar tersebut, terdapat kata-kata berbahasa Arab yang mengandung huruf hijaiyah. Selain itu, menulis huruf hijaiyah jadi lebih mudah dan tergambar pada anak.
Peserta didik tidak hanya mewarnai gambar, tetapi juga menuliskan huruf hijaiyah yang ada di dalamnya, sehingga mereka belajar sambil berkreasi.
Permainan Maze Huruf Hijaiyah
Aktivitas motorik kasar, seperti berlari dan melompat, dapat meningkatkan kesiapan anak dalam menerima materi pelajaran. Dalam permainan ini, peserta didik akan mencari dan mengambil kartu-kartu huruf hijaiyah yang disembunyikan di dalam lingkaran-lingkaran yang disusun seperti maze. Pendidik akan menyebutkan huruf yang harus dicari oleh peserta didik.
Melakukan Pengelompokan Huruf Hijaiyah
Dalam metode ini, anak akan lebih mudah memahami bacaan dengan melakukan sejumlah permainan pengelompokan. Pengajar atau bunda bisa memulai melakukan pengelompokan dengan melihat bentuk yang sama.
Kemudian dilanjutkan dengan bentuk huruf hijaiyah yang memiliki ekor. Pengajar juga bisa berdasarkan huruf hijaiyah yang tidak bertitik. Cara ini akan memudahkan anak menghafal melalui bentuknya.
TPQ Online Albata Belajar Hijaiyah dari Pemula dengan Ustadzah Profesional
Nah, bunda jangan khawatir jika ananda ingin membaca dan mulai menghafal Al-Qur’an dari rumah saja. TPQ Online Albata memberikan fasilitas terbaik untuk belajar membaca hijaiyah dengan cara yang mudah dan menyenangkan.
TPQ Kids Albata memiliki pengajar yang mampu menciptakan suasana belajar mengaji daring yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dimengerti oleh anak-anak dengan menerapkan strategi-strategi yang telah disebutkan sebelumnya.
Bagi orang tua yang ingin memulai program mengaji yang menarik bagi anak, Albata menawarkan solusi yang tepat.
Albata menyediakan program mengaji daring privat, yaitu TPQ Kids, yang dirancang khusus untuk anak usia 3-7 tahun sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan sunnah. Anak-anak akan mengikuti delapan sesi pembelajaran dalam satu bulan, bersama teman-teman sekelas daring yang berjumlah maksimal lima orang.
Dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, pengajar yang berkualitas, dan penggunaan aplikasi TalkCloud+ yang ramah anak, TPQ Kids siap menjadi mitra pendidikan agama yang ideal bagi anak-anak.
Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Hubungi KLIK DISINI atau informasi selanjutnya di media sosial kami albata.id.
Reference
Zulkipli Nasution. 2020. Metode Pembelajaran Dalam Pengenalan Huruf Hijaiyah. Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman. Vol.III. No 1 Januari – Juni 2020
Imroatun. 2017. Pembelajaran Huruf Hijaiyah bagi Anak Usia Dini. Proceedings of The 2nd Annual Conference on Islamic Early Childhood Education. Volume 2

