Lembaga Pendidikan Montessori Islam

4 Akhlak Guru dan Murid dalam Mencari Ilmu, Berikan Contoh Ini Kepada Anak Didik

akhlak guru
July 1, 2025

Ayah dan Bunda, tahukah Anda bahwa dalam perjalanan mencari ilmu, baik sebagai murid maupun sebagai pendidik, terdapat adab atau etika yang sangat mulia dalam Islam. Akhlak guru ini mampu memberikan keberkahan ilmu dan hubungan yang harmonis antara guru dan murid. 

Menanamkan adab ini sejak dini pada anak-anak kita baik yang berperan sebagai murid atau yang kelak menjadi pendidik adalah kunci keberhasilan mereka dalam mengarungi lautan ilmu. Artikel ini hadir untuk membantu Ayah dan Bunda memahami lima adab utama antara guru dan murid dalam mencari ilmu, serta bagaimana kita bisa memberikan contoh langsung kepada anak didik. 

Kita akan membahas pentingnya menghormati guru, bersungguh-sungguh dalam belajar, hingga menyampaikan ilmu dengan rendah hati. Dengan meneladani adab-adab ini, diharapkan anak-anak kita tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga luhur dalam budi pekerti. Yuk, simak ulasan selengkapnya!

Pentingnya Akhlak Guru terhadap Murid dalam Islam

Dalam Islam, seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan akhlak bagi muridnya. 

Adab guru terhadap murid sangat penting karena akan mempengaruhi cara murid memandang ilmu, mencintai proses belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik. 

1. Guru sebagai Teladan Akhlak, Bukan Hanya Penyampai Ilmu

Dalam Islam, seorang guru bukan hanya berperan menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi figur panutan bagi murid-muridnya. Apa yang guru lakukan baik dalam berbicara, bersikap, maupun bersabar sering kali akan ditiru oleh anak secara alami.

Karena itu, akhlak guru sangat menentukan keberhasilan pendidikan secara utuh. Jika akhlaknya mulia, maka ilmunya lebih mudah meresap dan membentuk karakter anak. Inilah sebabnya mengapa Islam menempatkan guru pada posisi yang sangat mulia.

2. Akhlak Guru Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman 

Sikap lembut, penuh empati, dan menghargai murid adalah fondasi terciptanya suasana belajar yang kondusif. Ketika anak merasa aman secara emosional, mereka akan lebih terbuka untuk belajar dan bertanya.

Sebaliknya, guru yang mudah marah atau kasar dapat membuat murid merasa takut atau tertutup. Dalam jangka panjang, hal ini bisa membuat anak kehilangan semangat dalam mencari ilmu dan merasa jauh dari nilai-nilai Islam yang rahmah.

3. Adab Guru Menumbuhkan Rasa Hormat Alami dalam Diri Murid

Murid yang dibimbing dengan akhlak akan tumbuh dengan rasa hormat tanpa harus dipaksa. Mereka menghargai guru bukan karena takut, tetapi karena kagum pada sikap yang ditunjukkan setiap hari.

Ini menciptakan hubungan yang tulus antara guru dan murid, di mana rasa hormat tumbuh dari keteladanan, bukan dari otoritas semata. Islam sangat menekankan hubungan yang dibangun atas dasar kasih sayang dan keteladanan ini.

4 Akhlak Guru dan Murid dalam Mencari Ilmu

Untuk mencapai keberhasilan dalam menuntut ilmu, Bunda perlu menanamkan lima adab penting yang harus dijaga oleh guru dan murid. Berikut ini penjelasannya:

1. Memberikan Teladan Kepada Murid 

Guru yang memperlakukan murid dengan kasih sayang akan lebih mudah menyentuh hati dan membangun kepercayaan. Rasulullah ﷺ juga memberikan teladan dalam mendidik sahabatnya dengan penuh kelembutan. Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاَقِ

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan baiknya akhlak.” (HR. Ahmad, 2:381, sahih)

Sikap penuh cinta ini membuat anak merasa aman, dihargai, dan lebih siap menerima pelajaran. Dari sini, tumbuh pula rasa kedekatan yang mendukung proses belajar yang sehat.

2. Menjaga Ucapan Saat Mengajar

Ketika menyampaikan ilmu, seorang guru perlu berhati-hati dalam memilih kata. Bukan hanya demi kejelasan, tetapi juga untuk menjaga perasaan murid agar tidak merasa direndahkan atau tersinggung. 

Kata-kata yang bijak dan lembut akan lebih mudah menyentuh hati serta memberi kesan yang baik pada anak-anak.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 53, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berkata dengan perkataan yang paling baik. Sebagaimana Allah berfirman,

وَقُل لِّعِبَادِى يَقُولُوا۟ ٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar).” (QS. Al-Isra: 53)

Dalam Tafsir Al-Muyassar dijelaskan bahwa ucapan yang bagus akan membentuk komunikasi yang penuh penghargaan. Seorang guru yang menjaga ucapannya berarti sedang membangun jembatan kasih antara dirinya dan murid.

3. Membantu Murid Saat Mereka Membutuhkan

Guru yang baik tidak hanya hadir untuk mengajar, tapi juga memperhatikan kebutuhan murid-muridnya. Jika ada anak yang terlihat kesulitan, guru sebaiknya hadir sebagai penolong. Kepedulian ini bisa menumbuhkan rasa percaya dan cinta dari anak-anak kepada gurunya.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa saling memberi akan menumbuhkan kasih sayang. Bahkan dalam syair Arab disebutkan bahwa hadiah kecil dapat menciptakan kedekatan hati. 

تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Hendaklah kalian saling memberi hadiah, karena hal itu akan membuat kalian saling mencintai.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro, 6:169, hasan)

Maka ketika seorang guru membantu atau memberi perhatian, hubungan dengan murid akan semakin hangat dan bermakna.

4. Memilih Guru yang Memiliki Akhlak Terpuji

Tidak hanya guru yang memiliki kewajiban menjaga akhlak, tetapi murid pun perlu selektif dalam memilih guru. Guru yang berakhlak baik akan menjadi panutan dalam keseharian, bukan sekadar pengajar di kelas. 

Murid akan lebih mudah menyerap ilmu jika diberikan oleh seseorang yang juga menjaga etika dan adab. Imam Az-Zarnuji dalam kitabnya menekankan bahwa guru ideal adalah yang alim, wara’, dan matang secara usia dan pengalaman. 

Hal ini pula yang menjadi pertimbangan Imam Abu Hanifah dalam memilih guru, demi memastikan bahwa ilmunya berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan diteladani.

Nabi Muhammad ﷺ menggambarkan ulama seperti bintang di langit yang menjadi petunjuk dalam kegelapan. Jika bintang itu menghilang, manusia akan kehilangan arah. Maka penting bagi orang tua untuk mengarahkan anak-anak mereka agar belajar dari guru-guru yang tidak hanya pandai, tetapi juga berakhlak mulia.

Belajar Berbagai Adab Sederhana Bagi Anak Hanya di TPQ Online Albata 

Demikian Bunda, ada berbagai adab yang perlu diajarkan anak sejak dini. Salah satunya yakni adab kepada guru serta memilih sekolah yang paham dengan akhlak guru yang tepat bagi anak. 

Untuk membantu anak menemukan sekolah yang tepat bagi anak dengan pembelajaran adab sederhana, maka TPQ Online Albata pilihannya. Pilihan program kelas TPQ Online Albata yang cocok untuk anak dan remaja. Anda tidak perlu khawatir, TPQ Online Albata memberikan kesempatan pada anak untuk belajar mengaji dengan berbagai tingkatan usia ananda. 

Sebagai tempat TPQ online anak terpercaya, Albata telah membuktikan diri sebagai mitra terbaik orang tua dalam mendidik anak menjadi generasi Qur’ani sejak dini. Dengan pendekatan personal, kurikulum yang matang, serta guru yang berkompeten, Albata layak menjadi pilihan utama bagi setiap keluarga Muslim di era digital saat ini.

Melalui platform daring ini, anak-anak tidak hanya mempelajari nilai-nilai Islam secara mendalam, tetapi juga berkesempatan untuk menghafal Al-Qur’an (tahfidz) dengan bimbingan yang tepat.

TPQ Albata Online juga menawarkan pembelajaran sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah yang membahas tentang tauhid, tahsin, tartil, fiqih, adab hingga sirah. TPQ Online Albata untuk kisaran usia 7 hingga 13 tahun. Dengan menggunakan metode Fun Learning yang interaktif, anak-anak dapat mempelajari Al-Qur’an dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, semuanya dilakukan dari kenyamanan rumah mereka sendiri. 

Kurikulum yang komprehensif mencakup berbagai aspek penting, seperti tauhid, adab dan akhlak, fiqih, serta sirah nabi yang disajikan dalam bentuk animasi yang seru. Selain itu, program ini juga menyediakan tahsin dengan ustadzah yang sabar, serta tahfidz untuk mempererat hubungan anak dengan Al-Qur’an.

Kini dengan belajar secara daring bersama dengan TPQ Online Albata, anak akan mendapatkan kesempatan belajar secara fleksibel. Maka dari itu, segera daftarkan putra-putri Anda di TPQ Online Albata Online dan saksikan mereka tumbuh menjadi generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak mulia. 

Leave A Comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *