Mommy Issues: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya Berdasarkan Islam
Mommy issues adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dampak emosional yang muncul akibat hubungan yang kurang sehat antara anak dan ibu. Menurut pakar psikologi dan referensi dari Alodokter, mommy issues sering kali mempengaruhi cara seseorang menjalin hubungan di kemudian hari, baik itu dalam hal pertemanan, keluarga, maupun hubungan romantis.
Apa Itu Mommy Issues?
Mommy issues terjadi ketika pola asuh ibu tidak konsisten, terlalu mengontrol, atau kurang menunjukkan kasih sayang. Hal ini bisa menyebabkan anak tumbuh dengan ketidakstabilan emosional dan masalah keterikatan (attachment issues), yang berdampak hingga dewasa. Anak laki-laki cenderung mengalami dismissive atau avoidant attachment, sementara perempuan sering kali mengalami anxious attachment.
Ciri-Ciri Mommy Issues

Menurut Alodokter, ciri-ciri mommy issues mirip dengan masalah keterikatan (attachment issues) dan dapat dikenali dari:
- Tidak Pernah Merasa Nyaman dengan Keintiman atau Keterikatan
Sulit untuk merasa nyaman dalam hubungan yang dekat atau terikat secara emosional. - Menganggap Konflik Sebagai Ancaman
Menghindari konflik karena dianggap sebagai ancaman, bukan sebagai bagian dari dinamika hubungan yang sehat. - Merasa Orang Lain Tidak Memenuhi Kebutuhan Dirinya
Merasa bahwa kebutuhan emosionalnya tidak pernah terpenuhi sepenuhnya, meskipun orang lain sudah berusaha keras. - Lebih Suka Menyendiri
Menghindari hubungan sosial yang terlalu dekat dan lebih nyaman dengan kesendirian. - Mudah Merasa Tertekan dalam Hubungan Sosial
Cenderung merasa kewalahan atau tertekan dalam situasi sosial yang membutuhkan keterlibatan emosional.
Dampak Mommy Issues
Dampak pada Laki-laki:
- Mencari Pasangan yang Mirip dengan Ibu
Memiliki kecenderungan mencari pasangan yang memiliki karakter mirip dengan ibunya. - Melibatkan Ibu dalam Keputusan Pribadi
Mengandalkan pendapat ibu dalam pengambilan keputusan yang seharusnya bersifat pribadi. - Kesulitan Menunjukkan Sisi Lemah (Toxic Masculinity)
Menutupi kelemahan dan kesulitan untuk membuka diri secara emosional.
Dampak pada Perempuan:
- Kurang Percaya Diri pada Penampilan
Merasa tidak percaya diri dan cenderung khawatir dengan penampilan fisik. - Tidak Menghargai Diri Sendiri
Kesulitan menghargai diri sendiri dan cenderung mencari validasi dari orang lain. - Menutup Diri dari Ibu
Sulit untuk terbuka dengan ibu karena hubungan yang tidak sehat di masa kecil.
Cara Mengatasi Mommy Issues dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebagai ibu muslimah, kita memiliki tanggung jawab besar dalam membesarkan anak dengan cara yang sehat secara emosional. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan dalam keseharian untuk mengatasi mommy issues:
- Memberikan Ruang Privasi kepada Anak
Beri anak kesempatan untuk mengambil keputusan sendiri, sesuai dengan usianya. Misalnya, biarkan anak memilih pakaian yang ingin dikenakannya. Ini membantu anak merasa dihargai dan mengembangkan kepercayaan diri. - Meluangkan Waktu untuk Bermain dan Berbicara dengan Anak
Luangkan waktu setiap hari untuk bermain atau mengobrol dengan anak tanpa gangguan gadget. Tanyakan perasaannya, dengarkan cerita mereka, dan berikan respons yang penuh perhatian. Ini menunjukkan bahwa Anda peduli dan menghargai perasaannya. - Menghindari Kritik yang Berlebihan
Sebagai ibu, kita sering ingin memberikan yang terbaik, namun kritik yang berlebihan justru bisa merusak rasa percaya diri anak. Gantilah kritik dengan pujian yang membangun. Contoh: Alih-alih mengatakan “Kenapa selalu berantakan?”, katakan “Mama suka kalau kamu membereskan mainanmu. Ayo kita lakukan bersama-sama.” - Mengajarkan Anak tentang Emosi
Bantu anak mengenali dan mengungkapkan emosinya. Ajarkan mereka bahwa tidak apa-apa merasa sedih, marah, atau kecewa, tetapi penting untuk mengelola emosi tersebut dengan cara yang sehat. Misalnya, ajak anak untuk menarik napas dalam-dalam ketika merasa marah, atau menggambar perasaan mereka di atas kertas. - Berdoa Bersama dan Mengajarkan Nilai-Nilai Islami
Jadikan waktu berdoa bersama sebagai momen untuk mengajarkan anak pentingnya memohon bantuan kepada Allah SWT. Selain itu, ajarkan anak tentang kasih sayang, sabar, dan sikap saling menghormati sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. - Meminta Maaf kepada Anak jika Melakukan Kesalahan
Tidak ada salahnya meminta maaf jika kita merasa telah bersikap tidak adil atau kasar kepada anak. Hal ini menunjukkan kerendahan hati dan mengajarkan anak bahwa meminta maaf adalah hal yang baik. Misalnya, jika Anda pernah marah tanpa alasan yang jelas, katakan, “Maafkan Mama, tadi Mama sedang lelah dan tidak seharusnya marah seperti itu.” - Mengikuti Teladan Rasulullah SAW dalam Mendidik Anak
Rasulullah SAW selalu menunjukkan kelembutan dan kasih sayang kepada anak-anak. Cobalah untuk menerapkan sifat sabar dan lembut ini saat menghadapi tingkah laku anak yang sulit. Ketika anak melakukan kesalahan, ajak mereka berbicara dan jelaskan dengan tenang, tanpa harus memarahi.
Kesimpulan
Mommy issues bukanlah sesuatu yang dapat diabaikan, karena dampaknya bisa bertahan lama hingga dewasa. Namun, dengan memperbaiki pola asuh dan mengikuti ajaran Qur’an serta Sunnah, kita dapat mengurangi dampak negatif ini dan membesarkan anak-anak yang sehat secara emosional. Mulailah dengan langkah-langkah kecil dalam keseharian dan selalu ingat bahwa perubahan membutuhkan waktu, kesabaran, dan usaha yang konsisten.




